Patofisiologi terjadinya obesitas

Nyeri kepala saat terjaga, kadang-kadang disertai mual dan muntah, akibat peningkatan tekanan darah intrakranial, Penglihatan kabur akibat kerusakan retina akibat hipertensi, Ayunan langkah yang tidak mantap karena kerusakan susunan saraf pusat Nokturia karena peningkatan aliran darah ginjal dan filtrasi glomerolus Edema dependen dan pembengkakan akibat peningkatan tekanan kapiler Gejala lain yang umumnya terjadi pada penderita hipertensi yaitu pusing, muka merah, sakit kepala, keluaran darah dari hidung secara tiba-tiba, tengkuk terasa pegal dan lain-lain Novianti, Kondisi tersebut disebabkan oleh peran mesin-mesin serba otomatis yang menggantikan hampir semua pekerjaan manusia.

Obesitas merupakan kelainan metabolisme yang cenderung semakin meningkat prevalensinya dinegara-negara maju maupun negara-negara berkembang sehingga menimbulkan berbagai komorbitas. Renin merangsang pembentukan angiotensin I yang kemudian diubah menjadi angiotensin II, suatu vasokonstriktor kuat, yang pada gilirannya merangsang sekresi aldosteron oleh korteks adrenal.

Kesibukan-kesibukan tersebut menjadi penyebab kekurangan waktu untuk olahraga. Nikotin, penyebab patofisiologi terjadinya obesitas merokok akan merangsang jantung, saraf, otak dan bagian tubuh lainnya bekerja tidak normal. Langkah awal dalam mengobati obesitas adalah menaksir lemak tubuh penderita dan risiko kesehatannya dengan cara menghitung BMI.

Studi genome wide scans terhadap berbagai populasi yang berbeda telah mengidentifikasi berbagai lokus yang berhubungan dengan obesitas terletak pada kromosom 2,5,10,11 dan Leptin akan dibawa sampai hipotalamus dan berikatan pada dua reseptor, yaitu: Pada kondisi simpanan lemak kurang leptin akan turun sehingga kadar -MSH dihipotalamus berkurang.

Seseorang yang cenderung mengkonsumsi makanan kaya lemak dan tidak melakukan aktivitas fisik yang seimbang, akan mengalami obesitas.

Aktivitas fisik sangat diperlukan dalam proses pembakaran kelebihan lemak dalam tubuh. Diposting oleh. Kurangnya aktivitas fisik kemungkinan merupakan salah satu penyebab utama dari meningkatnya angka kejadian obesitas di tengah masyarakat yang makmur. Akan tetapi, ukuran sel lemak tersebut masih sesuai dengan ukuran sel yang normal.

Jantung memompa lebih kuat sehingga mengalirkan lebih banyak cairan pada setiap detiknya Arteri besar kehilangan kelenturannya dan menjadi kaku, sehingga mereka tidak dapat mengembang pada saat jantung memompa darah melalui arteri tersebut. Berbagai faktor seperti kecemasan dan ketakutan dapat mempengaruhi respon pembuluh darah terhadap rangsang vasokontriktor.

Volume darah dalam tubuh meningkat, sehingga tekanan darah juga meningkat. Olah raga ; lebih banyak dihubungkan dengan pengelolaan hipertensi karena olah raga isotonik dengan teratur akan menurunkan tahanan perifer yang akan menurunkan tekanan darah.

Pengukuran antropometrik yang lain sering dipergunakan bersamaan dengan pengukuran IMT dan dihubungkan dengan penilaian risiko kardiovaskular, yaitu pengukuran lingkar pinggang waist circumference dan ratio lingkar pinggang dan pinggul waist hip ratio.

Kelainan genetik pasda sifat kimiai penyimpanan lemak juga diketahui menyebabkan obesitas pada beberapa turunan tikus dan mencit.

Mekanisme penyampaian informasi ke pusat kendali di hipothalamus.

patofisiologi obesitas

Stroke 4. Koarktasio aorta, feokromositoma, neuroblastoma, sindrom adrenogenital, hiperaldosteronisme primer, sindrom Cushing, dapat pula menimbulkan hipertensi dengan patofisiologi yang berbeda.

Obesitas (Kegemukan)

Barangkali faktor psikogenik yang paling sering berperan pada obesitas adalah gagasan yang berbahaya bahwa kebiasaan makan yang sehat memerlukan tiga kali sehari, dan setiap kali makan harus penuh.

Beberapa penyakit lain yang dapat dipengaruhi risikonya oleh obesitas adalah4: Penyakit Jantung Koroner Risiko penyakit jantung koroner pada individu obes meningkat terutama pada individu dengan distribusi lemak abdominal yang dominan dan yang memiliki berat badan berlebih mulai usia dewasa muda.

Masalah gizi karena kelebihan kalori biasanya disertai kelebihan lemak dan protein hewani, kelebihan serat dan mikro nutrien. Gambaran sindrom ini meliputi: Hipertensi derajat III, yaitu jika tekanan diastoliknya lebih dari mmHg.

Faktor Psikologis gangguan emosi Penelitian penderita obesitas menunjukkkan bahwa sebagian besar obesitas disebabkan oleh faktor psikogenik. Pendahuluan Obesitas didefinisikan sebagai suatu keadaan ketidakseimbangan antara asupan dan pengeluaran kalori sehingga menyebabkan kelebihan akumulasi lemak didalam tubuh.

PATOGENESIS OBESITAS

Fosforilasi tersebut adalah reversibel dengan melalui enzim fosfatase, menyebabkan pengawasan proses lipolitik terus menerus selalu terjadi. Leptin juga bekerja pada target penting lainnya yaitu meningkatkan ekspresi gen corticotropin-releasing factor CRF didalam hipothalamus sehingga mengurangi asupan makan.

Williams Textbook of Endocrinology, 12 th ed. Tabel 2. Pada bayi infant ,penumpukan lemak terjadi akibat pemberian makanan pendamping ASI yang terlalu dini,terutama apabila makanan tersebut memiliki kandungan karbohidrat, lemak, dan protein yangtinggi. Pada suatu turunan tikus, lemak mudah disimpan dalam jaringan asdiposa, tetapi jumlah lipase peka hormon dalam jaringan asdiposa sangat berkurang, sehingga hanya sedikit lemak yang dapat dikeluarkan.Perubahan gaya hidup termasuk kecenderungan mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi merupakan faktor yang mendukung terjadinya obesitas.

Sebagian besar kegemukan dan obesitas adalah karena makan vsfmorocco.com: ALBADAN. patofisiologi obesitas Nurul Widdad Pada bayi (infant),penumpukan lemak terjadi akibat pemberian makanan pendamping ASI yang terlalu dini,terutama apabila makanan tersebut memiliki kandungan karbohidrat, lemak, dan protein yangtinggi.

· patofisiologi obesitas Definisi: Obesitas adalah deposisi lemak yang berlebih di dalam jaringan lemak sebagai akibat dari makan yang banyak melebihi keperluan pemakaian energi. · mengapa kelebihan karbohidrat menyebabkan obesitas makanan yang membuat berat badan naik dengan cepat penyebab meningkatnya obesitas balita di indonesia pengaturan pola makan untuk menurunkan Author: cara menurunkan berat badan.

O Scribd é o maior site social de leitura e publicação do mundo. · • Obesitas ringan: kelebihan berat badan % • Obesitas sedang: kelebihan berat badan % • Obesitas berat: kelebihan berat badan >% (Obesitas berat ditemukan sebanyak 5% dari antara orang-orang yang gemuk).

1) Penyebab Obesitas Secara ilmiah, obesitas terjadi akibat mengkonsumsi kalori lebih banyak dari yang diperlukan oleh tubuh.

Penyebab terjadinya .

Patofisiologi terjadinya obesitas
Rated 5/5 based on 5 review